Kesalahan-Kesalahan Ini Sering Dilakukan Oleh Pasangan Yang Menginginkan Kehamilan


Setiap pasangan yang baru menikah tentu menginginkan momongan, walaupun ada juga yang sengaja menundanya dengan melakukan program KB. Beberapa pasangan diberikan momongan cukup cepat, namun sebagian lagi harus lebih bersabar agar bisa mendapatkannya.

Beberapa pasangan yang ingin mendapatkan keturunan ada baiknya mengikuti program kehamilan, terutama sekali bagi pasangan yang sulit mendapatkannya.

Masa Subur Wanita Hamil

Untuk mendapatkan program kehamilan sebenarnya kita bisa berkonsultasi dengan dokter agar program kehamilan yang dijalankan sesuai dengan keadaan yang dialami, hal ini dikarenakan setiap pasangan memiliki penyebabnya masing-masing.

Selain itu ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pasangan yang ingin hamil, diantaranya adalah :

Kurangnya Melakukan Hubungan Suami Istri

Jika ingin cepat mendapatkan momongan tentunya intensitas hubungan suami istri juga harus diperbanyak, terutama dalam masa-masa subur wanitanya. Beberapa pasangan mengira bahwa mereka melewatkan masa subur wanita, padahal bisa jadi sudah terlewat, jadi sebaiknya lakukan hubungan rutin terutama pada saat sebelum ovulasi.

Terlalu Banyak Melakukan Hubungan Suami Istri

Sebaiknya jika ingin mendapatkan momongan lakukan hubungan pada masa-masa subur, atau beri jeda waktu berapa kali perminggunya. Terlalu sering melakukan hubungan juga akan membuat kualitas sperma pria akan menurun, seperti yang sudah dikatakan orang-orang, ‘sesuatu yang berlebihan itu tidak baik’.

Melewatkan Masa Ovulasi

Inilah pentingnya memiliki kalender menstruasi, dengan menggunakan kalender menstruasi maka masa subur wanita akan lebih mudah untuk diperkirakan, selain itu Anda juga bisa menggunakan alat pendeteksi kesuburan agar hasilnya bisa lebih akurat. Selain itu sebaiknya lakukan hubungan pada saat sebelum masa ovulasi, karena seperti yang dikatehui sel telur hanya bisa dibuahi setelah 24 jam setelah ovulasi, sedangkan sperma hanya dapat bertahan sekitar 3-5 hari di dalam rahim.

Tidak Berkonsultasi Dengan Dokter

Bagi Anda yang berusia 35 tahun atau mungkin lebih dan menginginkan keturunan maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter, terutama jika sudah mencoba selama beberapa namun tidak mendapatkannya.

Selain itu untuk wanita yang memiliki jadwal menstruasi tidak teratur atau memiliki penyakit yang dapat mempengaruhi kesuburan juga diharuskan berkonsultasi ke dokter.

Kurang Perduli Pada Kondisi Tubuh

Kondisi tubuh juga mempengaruhi kehamilan, pada wanita sendiri tubuh yang terlalu kurus atau terlalu gemuk maka akan mempengaruhi tingkat kesuburannya, karena itulah sangat disarankan berolahraga secara rutin agar bisa mendapatkan berat tubuh yang ideal.

Beberapa Makanan juga dikenal mempengaruhi kondisi kesuburan wanita, buah-buahan dan sayur-sayuran hijau adalah contoh makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh wanita yang ingin hamil, serta jauhi makanan-makanan fast food atau karbohidrat instan.

Panik dan Stres

Bagi pasangan yang menginginkan kehamilan maka sebaiknya hindari hal-hal yang dapat membuat panik dan stres, atau paling tidak beri waktu untuk berlibur agar dapat menghilangkan stres.

Sikap stres dapat menyebabkan terganggunya fungsi hormon pada tubuh, dan hal ini tentunya juga akan mempengaruhi hormon reproduksi, pada wanita sendiri dapat menurunkan tingkat kesuburan. Jadi biarkan diri Anda rileks dan jangan terlalu stres jika belum diberikan keturunan, karena semua akan ada waktunya.

Terlalu Menyalahkan Diri Sendiri

Pada kasus sulit hamil atau infertilitas seringkali wanita yang menyalahkan dirinya kalau tidak subur, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Infertilitas sebanyak 40 persen terjadi pada pria, dan 40 persen lagi terjadi pada wanitanya, dan sisanya sendiri terjadi pada kedua pasangan.

Karena itu dari pada menambah tingkat stres pada kedua pasangan alangkah lebih baik jika berkonsultasi langsung dengan dokter ahli agar mendapatkan Cara Agar Cepat Hamil sesuai dengan keluhan pasangan .

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *